Pada zaman dahulu, tepatnya pada bulan desember 1995, Tatu Ylonen, seorang peneliti di Helsinki University of Technology, Finlandia, mendirikan SSH Communications Security untuk memasarkan dan mengembangkan SSH. Pada tahun 1996, sebuah versi revisi protokol dirancang, SSH-2 mencakup kedua fitur keamanan dan peningkatan perbaikan atas SSH-1. Keamanan yang lebih baik, misalnya datang melalui algoritma pertukaran kunci Diffie-Hell-man dan pemeriksaan dengan integritas yang SSH itu bermanfaat untuk mengoperasikan jaringan internet melalui celah yang ada di operator jaringan dalam kata lain kita pengguna SSH secara langsung atau tidak langsung Mencuri jaringan secara diam-diam tanpa perlu membeli paket yang disediakan oleh operator tersebut.